Arogansi 'SUPIR' Bus Transjakarta…!!!

image
Ferboes.com – Hallo masbro dan mbaksis, apa kabar semuanya…???
Sudah pada tahu kan kendaraan umum di jakarta yang terlihat keren, berkelas (karena ad AC nya), nyaman, murah, dan aman (itu dulu) yaitu Bus Transjakarta. Armada bus transjakarta adalah termasuk salah satu kendaraan umum yang paling banyak diminati selain metromini, kopaja, angkot, ojek, bus AKAP, becak, dokar, dan lain sebagainya. Sejak pertama kali diresmikan oleh…. siapa ya…??? Saya gak tahu bro :mrgreen: beberapa tahun yang lalu, kendaraan umum yang satu ini langsung menyedot perhatian publik karena ‘pada saat itu’ Bus Transjakarta terlihat sangat keren dan elegan untuk sebuah kendaraan umum. Selain itu, ongkos kirimnya atau tarifnya terbilang sangat murah dibanding kendaraan-kendaraan umum lainnya. Bayangkan saja, hanya dengan uang Rp.3.500 anda sudah bisa berkeliling jakarta ASALKAN tidak sampai keluar dari Halte bus tersebut. Saya dulu juga salah satu pengguna jasa bus transjakarta sebelum saya memiliki Jupe Sexeh sebagai kendaraan pribadi saya. Pada saat itu, menggunakan bus trasjakarta atau yang biasa disebut dengan BUSWAY memang pilihan yang tepat. Berangkat dan pulang kerja dari cempaka putih-grogol serasa nyaman, dan aman. Ada AC nya, si mas penjaganya ramah-ramah, dan tentu saja terlihat keren dam elite, karena pintu bis otomatis bisa buka-tutup, pintu halte otomatis buka-tutup, dan ada suara tante-tante yang selalu mengingatkan setiap saat akan berhenti di halte. Tapi sekarang…??? Ah… sudahlah…!!!
image
Kembali ke Judul diatas… kenapa saya tulis AROGANSI SUPIR BUS TRANSJAKARTA…??? Beberapa kali saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, bahkan hingga tek terhitung dengan jari meskipun saya sudah meminjam jari-jari tangan dan kaki anda karena saya sampai lupa berapa kali saya melihatnya, kelakuan para supir busway semakin hari semakin arogan. Gak ada bedanya dengan supir angkot maupun supir metromini yang suka seenaknya sendiri dijalanan. Arogan gimana bro…???
image
•Sebagian besar dari mereka (supir busway) sering menerobos lampu merah padahal mereka, saya, dan kita semua tahu bahwa disaat lampu menyala merah, itu artinya kita harus menghentikan laju kendaraan kita. Sering kali saya melihat dan menyaksikan (gak semuanya sih) para supir busway tersebut terus memacu laju kendaraannya meskipun mereka tahu dan melihat bahwa lampu lalu lintas masih menyala merah. Gak tahu kalo mereka KATARAK ya….!!!
Selain itu, sebagian dari mereka (supir busway) suka memotong jalan sesuka hati saat hendak berbelok ataupun berputar arah.
Sering sekali terjadi kecelakaan-kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian para supir busway tersebut. Meskipun banyak juga kesalahan ada pada televisi anda korban kecelakaan itu sendiri karena menerobos atau nyelonong masuk jalur busway. Saya berharap dibagian depan, belakang, sisi kanan, dan sisi kiri pada  is transjakarta di tuliskan Nomor Telepon Pengaduan yang besar dan tebal sehingga pada saat saya, anda, ataupun orang lain yang melihat kelalaian dan ke-arogan-sian ‘para supir busway yang nakal’ tersebut bisa dilaporkan dan diberi pengarahan agar lebih taat rambu-rambu lalu lintas. Misalnya tulisan seperti ini “jika pengemudi kendaraan ini membahayakan pengendara lain, hubungi (021) 2345678”
Harusnya mereka (supir busway) itu gak perlu arogan dan ugal-ugalan saat mengemudikan kendaraan mereka. Kenapa…??? Mereka kan sudah digaji, jadi ngapain ngebut dan ugal-ugalan seperti sedang ngejar setoran…??? Mikeerrrr……!!!!
image
Saya yakin, mereka (supir busway) itu pastinya sudah pada punya SIM (Surat Ijin Mengemudi) dan paham betul bagaimana seharusnya menjalankan tugas mereka mengantarkan para penumpang dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. Kecuali mereka (supir busway) adalah supir cabutan yang harus ngejar setoran layaknya supir metromini dan angkot. Atau jangan-jangan mereka (supir busway) adalah bekas supir angkot atau bekas supir metromini. Ah…. masa sih…??? Pasti mereka (supir busway) itu orang-orang terpelajar dan mengerti sopan santun dalam berkendara. Semoga saja begitu…!!!
Harapan saya, transportasi umum di seluruh indonesia itu selalu tertib dan mengikuti aturan-aturan yang ada. Layaknya pada saat pertama kali diresmikan dulu, busway adalah kendaraan umum yang saya nilai memiliki armada-armada yang tertib dan santun. Sekarang ini para penjaga pintu pun banyak sekali ‘lagaknya yang SOK-SOK-AN’ Beuuhh…. udah berasa orang hebat deh kerja di Transjakarta. Beda sama yang dulu, orangnya ramah-ramah, murah senyum, dan lebih sopan sama penumpang. Semoga saja pihak Transjakarta bisa memperbaiki kekurangan kekurangan yang ada pada armada-armadanya. Jangan sampai gara-gara ulah ‘beberapa orang’ yang tidak taat aturan, bus transjakarta jadi jelek di mata masyarakat.
image
Sekian sekilas info, semoga berguna.
Written by Ferboes Richardson
Contact me:
E-mail: ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR

11 Comments

  1. Kalo yg doyan terobos lamer itu biasanya sopir transjakarta yg udh bangkotan.
    Soalnya trafgiclight kussus busway udah gak sekomplit dulu, jadi mereka main selonong waktu lampu merah sisa +/- 15 detikan.
    Masalahnya lagi itu traffic light (buat busway dan yg umum) jarang banget di kalibrasi..
    Akhirnya: busway gak ada trafficlight, main colong start ya kalo trafficlight sebrang nya sesuai..kalo kagak..

    • Itu dia masbro, kalo dulu memang traficlight nya sendiri2, untuk start, memang biasanya busway lebih dulu maju, tapi kalo untuk berhenti kan biasanya bersamaan. Kalo pas perempatan busway nyelonong sedangkan para rider roda dua biasanya focus pada satu arah saja, kalo tiba2 ada busway nyelonong dibelakangnya kan berbahaya.

  2. Sudah beberapa kali saya liat transjakarta langgar lampu merah. Apalagi waktu malam hari pas jalan lagi sepi. Pernah hampir nabrak mobil, supir mobilnya klakson panjang tapi malah transjakartanya ikut nantangin klakson balik seakan tidak merasa bersalah sehingga terjadi cek cok mulut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*