Berawal dari Fanboy hingga Nge-Blog…!!!

image
Ferboes.com – Hallo masbro dan mbaksis, apa kabar semuanya…???
Efek liburan kebanyakan tidur nih, jadinya ide untuk menulis juga ikutan tidur. Yaudah, daripada blog kosong… kali ini edisi CURCOL aja deh…!!! Dan sepertinya ini akan panjang banget ceriranya. Oh ya…. cerita tentang Seorang FBY dari Keluarga FBH juga belum selesai nih… anggap aja kisah kali ini jadi penutupnya. Langsung saja kita menuju ke kisahnya…..
Berawal dari beberapa tahun lalu sekitar akhir tahun 2011 atau 2012 saat pertama kalinya saya mengenal Dunia Blog. Berawal dari iseng-iseng searching tentang “topspeed yamaha jupiter Z” di google hingga akhirnya saya terdampar di blog iwanbanaran.com. Saya lupa artikel apa yang saya baca waktu itu. Setelah membaca habis artikelnya saya masih terus membaca kebawah hingga akhirnya masuk ke kolom komentar yang sudah dihuni ratusan komentar. Wah.. wah… wah… seru nih dikolom komentar. Ada yang komen kalau jupiterZ bisa dikalahkan oleh Honda Revo… hmmm…. sebagai user jupiterZ, saya gak terima (waktu itu) jadilah balas-balasan komen. Secara, dijalanan waktu itu si jupe belum pernah kalah oleh revo dijalan raya 😎 hhehehehe .. akhirnya jadi keterusan baca2 blog mas iwan dan terus memantau kolom komentar.
image
Hingga suatu saat sewaktu saya menulis sebuah komentar tentang kekurangan-kekurangan Honda Supra125 milik bapak saya yang ada di kampung. Diantaranya adalah meliputi beberapa hal sebagai berikut:
– riding position gak nyaman (personal).
– busa jok keras.
– shock terlalu empuk hingga sering pentok dan berbunyi glak-glak..
– tarikan lemot di awal.
– rem cakram belakang gak pakem, kalah sama tromol si jupe.
– body getar setelah habis dibongkar saat service pertama kali.
Waktu itu motor bapak saya masih baru dan kinyis-kinyis. Disaat itu ada beberapa komentator yang aktif menghiasi kolom komentar diantaranya Peyek, Qwerty, NVL (new vikong lorencong), ChapsClabiration (chapunk), nobita, jaos, dan masih banyak lainnya yang tidak saya ingat satu persatu. Awal mulanya saya bingung setiap ada orang yang komentar memakai kata-kata semacam FBH, FBY, FBS, FBK, dan sebagainya. Bahasa-bahasa komentator waktu itu sangat asing untuk seorang newbie seperti saya 😀 tapi lama kelamaan saya jadi paham dan mengerti. Hingga suatu hari ada seorang komentator yang menyebut saya sebagai FBY. Siapakah dia…??? Dia adalah Bro Chapunk. Semua tahu dong bahwa bro Chapunk adalah salah satu FBH garis keras. :mrgreen: dan kebetulan waktu itu saya lebih akrab dengan beberapa FBY salah satunya adalah om peyek, qwerty, jaos, rc7seven, genbuz, dan yang lainnya. Beberapa komentator yang disebut FBY pada saat-saat itu adalah kupaw seri 1 sampai tahu sekarang dah seri barapa :mrgreen: penyadar doktrin, mbah dharmo, vega jozz, surya, paijo, nobita, dan masih banyak komentator-komentator lainnya yang sekarang sudah tidak terlalu eksis didunia blohsphere. Sebenarnya, semua yang disebut FBY itu tidak semuanya user Yamaha. Justru mereka-mereka adalah user motor Honda yang menjadi FBY di dunia maya. Alasannya…??? Bermacam-macam alasan tentunya 😆
image
Saya termasuk orang yang menikmati menjadi keluarga FBY di Blogsphere, karena pada saat itu komentar-kementar yang ada mengundang tawa dan banyak sekali ilmu-ilmu yang diberikan dalam kolom komentar oleh para fanboy. Salut kepada mereka (fanboy) yang ternyata banyak pengetahuan tentang otomotif. Debat debat yang ada berisi ilmu-ilmu otomotif dan candaan-candaan (jika gak dimasukin ke hati) yang membuat ngakak. Tapi itu dulu….. tapi semenjak setahun terakhir ini, blogsphere berubah…!!! Para komentator menjadi semakin tak terkendali, banyak kata-kata kotor yang tertuang di kolom komentar. Tentu saja bagi blogger juga menjadi pekerjaan tambahan untuk menyaring komentar-komentar tersebut. Aturan-aturan baru di blog mengharuskan komentator memiliki akun wordpress supaya bisa berkomentar (aturan ini di blog IWB) dari sanalah akhirnya saya membuat akun wordpress dengan bantuan Bang Kobay agar tetap bisa berkomentar di blog. Oh ya… dulu belum banyak blogger yang aktif. Baru beberapa saja yang nampak rame blognya. Mulai menulis artikel demi artikel, akhirnya sampai juga hari ini. Gak terasa sudah ratusan artikel yang saya tulis, mulai dari artikel ringan, sedang hingga yang gak berguna ada semuanya 😀
image
Ternyata nge-Blog itu ada ekstraknya kaia kulit manggis ada hikmahnya lho…. Selain kita menambah wawasan, kita juga nambah teman dan pengalaman. Salah satunya, bisa icip-icip motor keren yang sebelumnya hanya bbisa liatin fotonya 😀 selain hal positif, tentu ada hal negatif atau kekurangannya juga. Salah satunya adalah pengeluaran ekstra untuk membeli kuota internet :mrgreen: kalo level saya sih baru habis 100 ribuan perbulan, gak tahu deh kalo teman-teman blogger yang lain 😀 
Setelah ada rejeki, bulan mei lalu akhirnya saya mampu membuat .com (baca: dotcom) untuk blog kecil saya ini. Itupun atas bantuan teman saya juga. Saya mah newbie gak tahu apa-apa tentang blogging. Tahunya nulis and publish :mrgreen: masih banyak hal yang saya pelajari dari para senior-senior saya. Semenjak saya mulai nge-Blog, perlahan-lahan aktivitas bakar-bakaran di blog pun menjadi terlupakan. Hehehehe sibuk nulis dan nitip jemuran euuyy :mrgreen:
image
Gak terasa panjang juga nih edisi CURCOL kali ini. Sudah dulu ya brosis, lain kali saya lanjutkan lagi :mrgreen:
Sekian sekilas info, semoga berguna.
Written by Ferboes Richardson
Contact me:
Email: ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR
Facebook: Ferboes Richardson Jr.

44 Comments

  1. Kalo si akang FBY dari keluarga FBH berarti saya FBH dari keluarga FBY, rata-rata keluarga saya pake yamaha, cuma saya yang pake honda 😀

  2. Saya pikir, Jupe sekseh gak bisa dikalahkan revo itu hoax, karena selama ini perbus selalu ngaku kalau kecepatan maksimumnya selalu 80 km/jam 😀

  3. Tuh kan ane lg di sebutin bilang ente FBY,,, :'( lagian aneh pake bilang garis jeras :p melet,, garis mana ada yg keras curcol deh om ferbus 😆
    Maksudnya FBY itu fanboy yuni saraaaa,,, :p melet lg
    Titip jg ah 😀
    Sejarah juga menyebut, Depok sudah lebih dulu merdeka sejak 28 Juni 1714. Mereka punya tatanan pemerintahan sendiri yakni Gemeente Bestuur Depok yang bercorak republik. Pimpinannya seorang presiden yang dipilih tiga tahun sekali melalui Pemilu. Chastelein mewariskan seluruh tanahnya kepada 12 marga budaknya yang berasal dari berbagai Indonesia dan memerdekakan mereka dalam wasiat yang dibuatnya sebelum meninggal.

    Meski bermuka pribumi dan berkulit coklat, 12 marga dan keturunan mereka bergaya hidup seperti orang Eropa, buah didikan sang tuan. Mereka inilah yang disebut sebagai ‘Belanda Depok’. Sehari-hari mereka menggunakan bahasa Belanda.

    # dikutip dari beberapa sumber
    Baca jg dimari tali puser gatot kaca
    http://panseradventure.wordpress.com/2014/08/03/dgn-apa-tali-pusar-gatot-kaca/

    Sent from my BuahBerry®

  4. ane sebener nya sedkit banyak kesamaan sama ente soal nge blog XD …… berawal dari blog iwb 😀 ….. soal fanboy ane sih d cap beha gara gara nickname XD ,,,,, apalagi kalo kritik yamamah udah pasti makin lengket cap fbh,tapi kalo kritik hohonda adem ayem (aneh juga) …

  5. Tuh ane di sangka lg bilang FBY,, ane scrol ke artikel lama IWB gk ada yg bilang om FBJr sbg efbete !!!
    pada pada masa awal kemerdekaan RI, Bireuen pernah menjadi tempat pengasingan presiden Soekarno dan ibukota RI sementara kala itu? Peristiwa fenomenal itu terjadi pada tahun 1948, ketika pasukan Belanda melancarkan agresi militer keduanya terhadap Jogyakarta, yang kala itu menjadi ibukota RI. Dalam waktu sekejap, Jogyakarta jatuh dan dikuasai Belanda. Waktu itu, presiden pertama Soekarno yang sedang mengendalikan pemerintahan terpaksa harus memilih jalan untuk menyelamatkan bangsa. Tidak ada pilihan lain, presiden Soekarno terpaksa mengasingkan diri ke Aceh dan Bireuen adalah tempat yang dinilai paling aman.

    Soekarno hijrah ke Bireuen dengan menumpangi pesawat udara Dakota. Pesawat yang dipiloti oleh putra Aceh, Teuku Iskandar, mendarat dengan mulus di lapangan terbang sipil Cot Gapu pada Juni 1948. Kedatangan rombongan presiden di sambut Gubernur Militer Aceh, Teungku Daud Beureu’eh, atau yang akrab disapa Abu Daud Beureueh, Panglima Divisi X, Kolonel Hussein Joesoef, para perwira militer Divisi X, alim ulama dan para tokoh masyarakat.
    Sent from my BuahBerry®

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*