Jenderal Hoegeng: Tokoh Inspiratif atas kejujurannya

image
Ferboes.com – Hallo masbro dan mbaksis, apa kabar semuanya …???
Berawal dari sebuah komentar di artikel saya beberapa hari lalu, dia adalah bro bikerkampung yang menyebutkan tentang seorang tokoh yang terkenal akan kejujurannya. Beliau adalah Jendral Hoegeng imam santoso.
Karena penasaran, saya pun mulai googling untuk mendapatkan informasi tentang beliau. Dan banyak sekali artikel-artikel yang menulis tentang beliau ini.

” Informasi pribadi:
Nama: Hoegeng imam santoso
Lahir: 14 Oktober 1921
Pekalongan , Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal: 14 Juli 2004 (umur 82)
Suami/istri: Merry Roeslani
Agam:  Islam” sumber: wikipedia

” Mantan Presiden Gus Dur punya
anekdot, hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia. Ketiganya adalah patung polisi, polisi tidur, dan Hoegeng Iman Santosa. Ini semacam sindiran bahwa sulit mencari polisi jujur di negeri ini. Kalaupun ada, langka dicari.” Www.imigrasi.go.id

Dikatakan bahwa Jendral Hoegeng adalah sosok polisi yang jujur dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang anggota kepolisian. Polisi Hoegeng adalah satu teladan polisi jujur yang kisah dan kiprah selalu layak diceritakan turun-temurun. 14 Oktober 1921, 93 tahun lalu, Hoegeng lahir di
Pekalongan. Inilah beberapa cerita dan kiprah polisi Hoegeng sejak merintis karir sebagai polisi, sebagai dirjen imigrasi hingga berpuncak pada karir sebagai Kapolri. Kisah-kisah yang menyentuh dan menggetarkan hati ini beberapa dikutip dari memori Hoegeng, Polisi antara Idaman dan Kenyataan, karangan Ramadhan KH.
Sebagai perwira, Hoegeng hidup pas-pasan. Untuk itulah istri Hoegeng, Merry Roeslani membuka toko bunga. Toko bunga itu cukup laris dan terus berkembang.
Tapi sehari sebelum Hoegeng akan dilantik menjadi Kepala Jawatan Imigrasi (kini jabatan ini disebut dirjen imigrasi) tahun 1960, Hoegeng meminta Merry menutup toko bunga tersebut. Tentu saja hal ini menjadi pertanyaan istrinya. Apa hubungannya dilantik menjadi kepala jawatan imigrasi dengan menutup toko bunga.
“Nanti semua orang yang berurusan dengan imigrasi akan memesan kembang pada toko kembang ibu, dan ini tidak adil untuk toko-toko kembang lainnya,” jelas Hoegeng.
Kapolri Hoegeng Imam Santosa pun pernah merasakan godaan suap. Dia pernah dirayu seorang pengusaha cantik keturunan Makassar-Tionghoa yang terlibat kasus penyelundupan. Wanita itu meminta Hoegeng agar kasus yang dihadapinya tak dilanjutkan ke pengadilan. Seperti diketahui, Hoegeng sangat gencar memerangi penyelundupan. Dia tidak peduli siapa beking penyelundup tersebut, semua pasti disikatnya.
Wanita ini pun berusaha mengajak damai Hoegeng. Berbagai hadiah mewah dikirim ke alamat Hoegeng. Tentu saja Hoegeng menolak mentah-mentah. Hadiah ini langsung dikembalikan oleh Hoegeng. Tapi si wanita tak putus asa. Dia terus mendekati Hoegeng.
Teladan Jenderal Hoegeng bukan hanya soal kejujuran dan antikorupsi. Hoegeng juga sangat peduli pada masyarakat dan anak buahnya. Saat sudah menjadi Kapolri dengan pangkat jenderal berbintang empat, Hoegeng masih turun tangan mengatur lalu lintas di perempatan. Hoegeng berpendapat seorang polisi adalah pelayan masyarakat. Dari mulai pangkat terendah sampai tertinggi, tugasnya adalah mengayomi masyarakat. Dalam posisi sosial demikian, maka seorang agen polisi sama saja dengan seorang jenderal.
Untuk jaman sekarang mungkin kita tidak akan menemukan lagi sosok yang seperti beliau. Karena para petinggi yang duduk di kursi pemerintahan sudah banyak yang melenceng dari apa yang seharusnya mereka kerjakan demi urusan pribadi masing-masing. Semoga kisah Jenderal Hoegeng dapat memberikan inspirasi positif bagi kita dan semua warga negara Indonesia.
Untuk kisah selengkapnya anda bisa membacanya disini.
Sekian sekilas info, semoga berguna.
Written by Ferboes Richardson
Contact me:
Email: ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR
Facebook: Ferboes Richardson

28 Comments

    • musti di share ke semua orang, biar pada tau,,
      terutama polisi yang tugas nya mengayomi masyarakat,,
      polisi jaman sekarang cm buat orang2 jadi takut,,
      soalnya kita ga salah aja tetep ditilang,,
      atw ada kasus polisi masukin narkoba ke mobil kita,,
      atw jatohin narkoba dijalan terus bilangnya kita bawa motor terus jatohin itu narkoba,,
      jadi takut ngadepin polisi.. bukan melindungi,,
      malah memeras,, ky kasus polisi cirebon itu ya bro? ckck..

  1. jaman mau kiamat, orang spt pak hoegeng cuman satu dan udah meninggal, prihal apa yang akan menahan keinginan Gusti Allah untuk menarik apa – apa yang dipinjam kan kepada umat manusia

  2. alhamdulilah maturnuwun masbro udh mau publish artikelnya padahal ane cman sekedar ksh info aja
    semoga menginspirasi karna di jaman skrg kita sulit mencari sosok seperti jendral hoegeng. Harus dimulai dri kesadaran diri sendiri……

1 Trackback / Pingback

  1. Sarapan Ala The Rock…!!! | Ferboes.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*