Lorenzo SANGAT BERUNTUNG Bisa Podium Kedua di Phillip Island

image

Ferboes.com – Hallo masbro dan mbaksis, apa kabar semuanya…???

MotoGp Phillip Island 2014 kemarin menyisakan banyak sekali Fenomena yang begitu luar biasa…!!!  Banyaknya rider yang crash dan DNF ditengah-tengah pertandingan yang berlangsung minggu siang 19 oktober kemarin.

” Balapan MotoGP dari 23 Starter hanya 14 yang finish, crash nya pun rata-rata kehilangan grip ban depan, kemudian yang
unik adalah, ketika Iannone nabrak Pedrosa, Iannone Jatuh tapi Pedrosa lanjut, tapi gak lama kemudian Pedrosa memutuskan untuk stop, kemudian Bradl nabrak Aleix, Bradl jatuh tapi Aleix lanjut, tapi gak lama kemudian Aleix juga stop, saking keselnya sampai mukulin windshield motornya hingga pecah” Otomercon.com

Ada juga bahasan dari Forum motogp tentang taktik, skill, dan pengalaman the doctor yang menjadikannya juara di race Phillip Island kemarin…

” Memang ada yang jatuh akibat senggolan di Philip Island saat race MotoGP pada Ahad 19 Oktober. Tapi sebagian besar yang terpeleset akibat ban Bridgestone, walau belum ada konfirmasi dari pabrik bannya tersebut. Mereka berjatuhan karena kehilangan grip tiba-tiba macam Marc Marquez, Cal Crutchlow, dan Aleix Espargaro. Sedang Jorge Lorenzo from Yamaha cepat tahu diri untuk mengatur kecepatannya. Ia sudah tahu gelagat soal ban. “Roda depan saya sering bergeser. Tak bisa diajak laju di dalam tikungan. Itu karena kompon ban yang sudah tak kuat,” cerita Lorenzo dalam jumpa pers yang naik podium.

Maka di situlah kelebihan Valentino Rossi. Tak percuma dia bergelar The Doctor. M1-nya satu-satunya dari awal lap sampai finish punya konsistensi kecepatan. Lalu kelebihannya apa dong? Ia memiliki taktik bawaan yang halus mengangkat rpm dan melakukan pengereman. Rossi menaikan rpm bukan dengan cara tiba-tiba, selalu berurut. Sama juga dengan pengereman yang tidak dilakukan serentak namun punya persentase seiring dekatnya titik masuk tikungan. Makanya kompon bannya utuh sampai akhir lomba.” Forum MotoGp.

image

Sempat deg-degan saat menonton race motogp kemarin meskipun hanya lewat streaming via Mivo TV di Hape android jadul berlayar 3,5 inchi. Setiap melihat Lorenzo dideketin dan diovertake oleh lawan-lawannya, sakitnya tuh disini… [sambil nunjuk dada aura kasih]

Tapi race kemarin saya sangat senang karena Lorenzo Sangat Beruntung Sekali Bisa Naik Podium Kedua. Beruntung bagaimana maksud lo boes…??? Semua itu karena  Lorenzo Jenius dan Matang dalam mengambil tindakan dan mencerna situasi yang terjadi dilintasan. Seperti yang ditulis oleh Pak ketu D’Gujubar [disini]

Beda pendapat boleh dong….???
Hohe saya bilang ‘sangat beruntung’ karena……
Saat race, doi (jl99) sempat pepet2an dengan sang juara dunia tahun lalu dan calon juara dunia musim ini yaitu Marc marquez, lalu gap semakin melebar… saya berfikir, jl99 yang melambat apa mm93 yang terlalu cepat…???
Kemudian jl99 gapnya semakin dekat dengan the doctor padahal sebelumnya gap mereka (jl99&vr46) lumayan jauh juga lho…. lagi-lagi saya berfikir ini jl99 yang melambat apa vr46 yang semakin cepat…??? Keraguan saya terjawab setelah akhirnya  Cal Crutchlow  mendekati jl99…!!! Lorenzo memang semakin Lambat…!!!

Ada apa ini…??? Saya berfikir ada masalah dengan M1 hohe sehingga motor gak bisa di geber habis2 untuk mengejar Mm93 dan Vr46 yang ada didepannya karena doi (jl99) ada diposisi ketiga. Tapi keberuntungan kali ini datang kepadanya…. Marquez crash…!!! Otomatis jadi diposisi kedua… Setelah Cc35 mendekat, akhirnya hohe berhasil diovertake dan kembali ke posisi tiga dibelakang Cal Crutchlow… walaaah… kembali ketiga brosis….!!! Namun lagi-lagi keberuntungan itu datang kepada Jorge Lorenzo… Crutchlow crash…!!! Kembali keposisi dua lagu sementara the doctor dah jauh berada didepan… one last lap… gantian Bradley smith mendekati lorenzo dengan cepat, gap hanya sekitar 1,4 sekian detik… dan lagi-lagi Lorenzo sangat beruntung karena lap sudah habis dan finish di posisi kedua….!!! Lucky on your way dude…!!! Bener opo ora kui nulise…???

image

Tentu saja race kali ini berbeda dengan di Aragon seri sebelumnya dimana Lorenzo benar-benar matang untuk menyikapi jalannya race yang diguyur hujan dipenghujung race karena kesalahan dua rivalnya dari kubu HRC [baca beritanya disini] yaitu Sani pedrosa dan Marc marquez yang saat itu masih memacu motornya disaat hujan turun dan tidak segera ke Pit untuk mengganti motor yang sudah dilengkapi dengan wet tire.

Lorenzo kali ini memang beruntung… dan saya ikut senang…!!! 😀
Laa…laa…laa… :mrgreen:
Gak rugi bela2in streaming via hape jadul… 😆
Bagaimana menurut anda brosis…???

Sekian sekilas info, semoga berguna.

Written by Ferboes Richardson
Contact me:
Email: ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR
Facebook: Ferboes Richardson
My Blog’s: https://ferboes.com
http://saiisoku.wordpress.com

16 Comments

  1. wait wait wait… kyknya ada yg slah deh bg dgn potongan kalimat ini “doi (jl99) sempat pepet2an dengan sang juara dunia tahun lalu dan calon juara dunia musim ini yaitu Marc marquez”
    tau salahnya dimana??? #kira2 ini kehilafan yg terstruktur atau kesengajaan yg disengaja?

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*