Sonic Kalah Sama Jupiter MX King…??? Wajar Kok…

image

Ferboes.com – Hi guys…!!!
Ada yang seru mengenai balapan di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya Jawa barat minggu kemarin (20/9). Yamaha Jupiter MX King menguasai di ajang Kejurnas balap motor 150cc tersebut guys, dan Honda Sonic sebagai pendatang baru jadi omongan banyak pihak.

Wajar kalau Sonic kalah…!!!

Sebenarnya tidak ada yang aneh sih… Namanya juga balapan. Kalau honda sonic kalah, ya terima saja. Lagipula honda sonic baru saja ikutan race. Namanya juga motor baru. Butuh waktu untuk riset ini dan itu guys. Saya mah gak paham , hanya jadi penyimak dan penikmat 😆
Dalam dunia balap semuanya tidak ada yang instan. Meriset sebuah mesin balap tidak semudah corat-coret di kertas.

image

Jupiter mx king sudah beberapa kali ikut balapan di tanah air, mungkin settingannya sudah pas untuk menaklukkan sirkuit lokal. Lagipula, balapan itu ada banyak hal yang saling berkaitan. Settingan mesin, pembalap, dan faktor lainnya seperti misalnya faktor “LUCK” juga ikut andil lho. Masih ingat artikel dari mas iwanbanaran.com tentang Honda Grand yang mampu naik ke podium, padahal saat race motor di pacu seadanya oleh sang rider. Tapi karena memang sedang lucky atau beruntung, pembalap-pembalap yang ada di depan saling berjatuhan. Lucu memang.

Jadi tidak perlu di ributkan dan di perdebatkan.

[display-posts tag=”honda, yamaha, sonic, mx king” post_per_page=”5″]


Written by Ferboes

Contact me at:
Email: Ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR
Facebook: Ferboes Richardson
Instagram: Ferboes_Richardson

25 Comments

  1. Memang wajar kok SOHC 5 speed ngemplengi DOHC 6 speed…udah takdir honda dibawah telapak kaki yamaha

  2. MX King lebih kencang dari Sonic, terbukti dari hasil balap.. Halahh Pretttt…. Ya.. Balapan roadrace nggak melulu modal motor terkencang.. Jadi yang juara 1 juga gak melulu lebih kencang.. Gak melulu teknologi lebih canggih.. Gak melulu rangkanya lebih baik.. Atau apalah-apalah.. Lagian hasil lomba balapan sering kali gak menunjukkan persaingan di lintasan roadrace..
    Sebab hasil lomba kita jarang sharing time per lap nya atau keterangan jatuh atau nggak jatuh, yang sering dishare di hasil lomba roadrace kan ya cuman urutan 1-5…
    Saya pemilik motor juara MP5 MotorPrix seri Solo 2015.. Meski privateer dan jarang ikut MotorPrix.. Kalau sekadar ikut YRC atau MotorPrix dari 6 tahun lalu ya langganan podium atau juara 1, Meski ganti pembalap hampir tiap tahun.. Motor saya gak sekencang garapan Mlenthis, Gendut, Heru Kate, Potter, Onggo, atau mekanik top lainnya..
    Singkatnya, Saya sadar dan bisa mempraktekkan bahwa bukan semata karena terkencang untuk bisa naik podium dan juara 1.. Bagi saya motor terkencang itu kalau di roadrace ya nyalipnya di trek lurus.. Dan setiap motor roadrace mau basis merek atau tipe apa saja bisa jadi terkencang dan jadi juara..
    Buktinya ya Kawasaki Edge nya Manual Tech.. Bisa nyalip merek lain di lintasan lurus di balapan tingkat Asia.. Padahal basis motornya ya begitu itu.. Jelas jauh dari motor standar merek lain di kelasnya.. Nggak ada teknologi canggih apa lagi semboyan macam GREENCORE atau bla..bla..bla..
    Ingat juga Z1 bertahun-tahun bisa langganan juara IndoPrix, tapi sampai tahun ini nggak bisa menguasai MotorPrix..

1 Trackback / Pingback

  1. Performa Dahsyat Suzuki Satria Injeksi 2016 | Ferboes.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*