Tips Memasang Action Cam…

image

Ferboes.com – Hi guys…
Bagi kamu yang suka menggunakan action cam dalam kegiatan riding, traveling, atau apapun kegiatan kamu, mungkin artikel ini bisa berguna bagi kamu dalam penempatan dan pemasangan action cam beserta plus minusnya.

Langsung saja simak tips pemasangan action cam beserta plus minusnya yang saya dapat dari fanspage Otomotif Weekly on facebook berikut ini guys…

image

• Bagian dada (chest mount)
(+)
1. Mendekati aspek Point of view (POV) dari pengendara, tetapi stang akan konstan masuk kedalam frame.
2. Posisi kamera di dada, membuat pengoperasiannya lebih mudah.
3. Tidak menimbulkan daya tarik angin.
(-)
1. Harness chest mount harus dibeli secara terpisah.
2. Di beberapa jenis motor perspektif kamera terlalu renda sehingga terhalang oleh stang atau tangki bensin motor.
3. Tak nyaman karena harus lepas pasang harness.

image

• Bagian samping helm
(+)
1. Mendekati aspek Point of view (POV) dari pengendara, walaupun perspektif hasil video akan terlihat agak kesamping.
2. Getaran mesin motor tidak mempengaruhi hasil video.
(-)
1. Menghasilkan daya hambat angin di kecepatan tinggi, membuat he berasa tertarik kesamping.
2. Berpotensi menghasilkan video dengan gambar shaking karena kamera mengikuti gerakan kepala.
3. Profil helm akan selalu terlihat didalam frame kamera.

image

• Bagian atas helm
(+)
1. Mendekati aspek Poin of view (POV) dari pengendara, walaupun perspektif hasil video akan terlihat agak tinggi.
2. Getaran mesin motor tidak mempengaruhi hasil video.
(-)
1. Menghasilkan daya hambat di kecepatan tinggi, membuat helm terasa tertarik ke belakang.
2. Berpotensi menghasilkan video dengan gambar shaking karena kamera mengikuti gerakan kepala.

image

• Bagian dagu helm
(+)
1. Paling mendekati aspek Point of view (POV) dari pengendara, dibandingkan dengan penempatan dibagian helm lainnya.
2. Getaran mesin motor tidak mempengaruhi hasil video.
3. Tidak menimbulkan daya tarik angin.
(-)
1. Pengaplikasiannya agak susah jika bagian dagu helm terlalu bersudut.
2. Berpotensi menghasilkan video dengan gambar shaking karena kamera mengikuti gerakan kepala.

image

• Bagian belakang motor
(+)
1. Lokasi penempatan yang stabil.
2. Dapat di gunakan untuk mengevaluasi body position pengendara saat diarahkan ke depan.
3. Cocok untuk mengambil gambar group ketika di arahkan ke belakang.
(-)
1. Pengemudi menghalangi sebagian besar frame ketika diarahkan ke depan.
2. Rentan dicuri.

image

• Tangki sepeda motor
(+)
1. Tidak ada beban tambahan pada pengendara.
2. Salah satu tempat yang stabil.
3. Membuat pengoperasian kamera lebih mudah.
4. Dapat digunakan untuk merekam speedometer jika pengendara menginginkannya.
(-)
1. Berpotensi besar menghasilkan video dengan gambar shaking.
2. Posisi terlalu rendah untuk beberapa jenis motor, terutama sport fairing.

Yups… Itulah kelebihan dan kekurangan dalam penempatan action cam menurut fanspage otomotif weekly guys… Semoga berguna ya…..

Sumber pics:

image

Thanks for reading and sharing guys…..

Baca juga yang berikut ini…
[display-posts tag=”tips” image_size=”medium”]

[display-posts tag=”sensasi” post_per_page=”15″]

Written by Ferboes

Contact me at:
Email: Ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR
Facebook: Ferboes Richardson
Instagram: Ferboes_Richardson
Blog Ikan Hias: Ferboes.com & Goldfish-union.com
Blog Modifikasi: SAiiSOKU.com
Blog Sensasi: Sensasiku Blog
Blog Otomotif: TraktorDOHC.com

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*