Iklan
jump to navigation

Sharing Pengguna Suzuki Thunder 125 Tahun 2005 & 2006 September 5, 2015

Posted by Ferboes in Suzuki.
Tags: , , , , , , , , , ,
trackback

image

Ferboes.com – Hi guys…!!!
Ini merupakan salah satu dari sekian banyak hal yang saya senangi dari kegiatan blogging. Saling berbagi pengalaman dan cerita mengenai pengetahuan masing-masing guys.

Ada salah satu komentator yang berbagi kisah dan tips mengenai motor miliknya yaitu Suzuki Thunder 125. Langsung saja simak pengalaman masbro Rendra berikut ini bersama Suzuki Thunder 125 miliknya…

image

“Salam, saya pengguna Thunder 125, saya pertama pakai thunder 125 generasi awal tanpa kick starter tahun 2005. Kesan pertama sih nih motor berat, tarikan lelet, cuma enak buat jarak jauh. Top Speed cuma mentok 110 kpj saja, bahkan kalo boncengan cuma mentok 90 kpj saja. iya, pindah gigi keras, bahkan sering bikin sepatu bolong. Tapi begitu umur motor udah 4 tahun timbul masalah pada karet vakum karburatornya, dan skep piston baret, jadi sering brebet. Padahal waktu itu jarang sekali motor pakai karbu vakum, jadi tidak semua bengkel mengerti, bahkan Bengkel resmi pun jarang di surabaya. Saya putuskan ganti karbu RX-King, malahan motor jadi tambah enteng, perpindahan gigi jadi halus, tidak ada lagi istilah lelet, top speed semakin mudah dicapai meski hanya 110 kpj. Tapi sayangnya karbu tidak bisa rapat ke filter dan mudah kemasukan air hujan.

Nah, thunder lama ini mesinnya tidak dilengkapi balancer kayak thunder 2011 keatas, jadi getarannya tinggi sekali membuat lelah.
Masalah kelistrikan timbul di usia motor 5 tahun, karena tidak dilengkapi kick starter jadi sering dorong. Aki sih awet asal dirawat, tapi dinamo starter sering trouble. Sering membuat dongkol karena kalo mau hidupin harus dorong. Ketika usia motor 6 tahun masalah timbul pada pengisian, kiprok mati setelah saya ganti CDI racing BRT, Bahkan setelah saya balik pakai CDI ori pun CDI juga ikut mati. Walah… nyusahin nih motor. Memang kelistrikan Thunder versi mesin tanpa kick starter itu sangat rawan, kalau bisa jangan di utak-atik. Bahkan saya pernah pakai CDI Shogun Kebo, tapi malah susah distarter karena timingnya beda.
Belum lagi akibat pemakaian saya yang suka kebut-kebutan, dan suka menghentak-hentak akibat pakai karbu RX-King yang sensasinya membuat nafsu. Jadinya malah setang berikut pistonnya ambrol di usia motor 5 tahun…. Walah… semakin nyusahin, kuras duit melulu, udah masalah kelistrikan, ditambah masalah mesin.

Ubahan yang saya lakukan pada thunder 2005 saya adalah:
-CDI BRT
-Knalpot satria FU 2008
-karbu RX-King, sempat pakai karbu Ninja dan PE28, tapi gak nemu settingan pasnya
-per kopling racing TDR milik FU, jadi keras banget
-kampas kopling Suzuki GP100
-gear belakang ukuran 39
-ban belakang ukuran 110/80-18, depan 90/90-18
Akhirnya tahun 2011 bulan desember lalu saya jual karena gak sanggup lagi. Tapi saya suka dengan desain thunder yang klasik, lalu saya beli lagi thunder tahun 2006 bekas pada tahun 2011 lalu, hingga kini saya pakai. Nah thunder 2006 ini mesin telah dilengkapi kick starter jadi tidak perlu bingung lagi kalau mau menghidupkan motor pas ada masalah kelistrikan.
Nah kesan Thunder 2006 ini beda banget dengan feel naik Thunder 2005, Karena Thunder 2006 ini telah dilengkapi penekan emisi euro 2 yang disebut PAIR, jadi tarikannya lebih enteng daripada thunder 2005, meskipun masih lelet menurut saya. Padahal karbu masih vakum ori bawaan motor, kok tarikannya lebih enak daripada karbu vakum thunder 2005.

Nah mulai 2006 bulan maret keatas, thunder ini telah dilengkapi tombol lampu passing di saklar kiri, beda banget sama thunder 2005. Menurut saya thunder 2005 itu sangat tidak nyaman karena saklar kirinya tidak nyaman untuk dioperasikan, bahkan lebih nyaman motor bebek. Hal itu telah direvisi semua oleh suzuki pada thunder 2006 ini.

Nah karena kebiasaan saya yang suka tarik-tarikan, zig-zag pas macet-macet, saya melakukan beberapa perubahan, antara lain:
-pasang gas spontan di karbu vakum,
-pilot jet pakai shogun kebo ukuran 17,5
-main jet satria 2 tak ukuran 115
-knalpot tiger revo kw
-papas head 0,5mm
-porting in-ex
-noken as racing hand made buatan jogja
-piston oversize 100
-pasang booster aki biar aki awet dan stabil
-ban depan 90/90-18, dan belakang 120/80-18
hasilnya enak banget, torsinya meningkat daripada waktu masih standart sih. Top speed sih semula cuma mentok 110 kpj kini bisa 140 kpj, gak ada lagi istilah lelet. Ya karena karakter mesin yang short stroke, jadi ya power baru terasa di rpm atas, beda seperti naik vixion atau motor bebek yamaha yang sudah terasa power di rpm rendah.

Namun kelemahan thunder dibawah tahun 2011 ini adalah getaran mesinnya tinggi, membuat lelah, karena tidak dilengkapi engine balancer. Suzuki baru melengkapi balancer pada mesin thunder 125 pada tahun 2011 keatas.
Untuk gear belakang saya pernah pakai ukuran 37, hasilnya enak nafas panjang bisa tembus top speed 150kpj, padahal CDI masih original. tapi kelemahannya tanjakan berat, apalagi boncengan malah mundur. Akhirnya balik lagi pakai gear gede bawaan motor ukuran 45 dengan konsekuensi nafas motor jadi pendek-pendek, tapi panjang di gigi 5 sesuai karakter mesin short stroke.
Tidak perlu sungkan lagi mau nyalip vixion atau CB150, dan gak perlu dongkol lagi kalo disalip bebek 125cc buatan Honda.
Ya penyakit thunder 125 dari semua tahun sih setahu saya ya ketika umur motor udah diatas 6 atau 7 tahun ya di spull, kiprok yang lemah, lalu kalau masih pakai karbu vakum ya karet vakumnya udah sobek dan skep baret, biasanya thunder bermasalah karbu vakumnya ketika umur motor 3-4 tahun. Itu sih yang paling bikin jengkel karena mogok ketika hujan dan cuaca dingin, makanya orang sering bilang thunder itu mogokan dan butut. Dan yang paling bikin paling tidak nyaman lagi ketika boshing arm udah oblak, biasanya sih ketika usia motor 5 tahun keatas, bikin getaran makin tinggi dan tidak nyaman dikendarai. Hal itu karena desain poros arm thunder yang ikut ke mesin, jadi gampang oblak dan bikin getar. Kalo saya sih pesan bosh arm ke tukang bubut dengan material kuningan biar awet.
Ya next time rencana mau ganti CDI unlimiter saja, karena mesin sudah gampang teriak ke rpm tinggi, tapi pakai merk Varro saja biar aki awet, pengalaman dulu pakai BRT aki tidak awet, malahan bikin kiprok ikutan rusak.

Nah 1 lagi kelemahan thunder 125 dari semua tahun pembuatan yang tidak direvisi oleh Suzuki, yaitu sinar lampu utama tidak seterang sinar motor bebek atau motor sport batangan lain, apalagi yang thunder generasi 2004-2005 tanpa kick starter. Kebanyakan pemilik thunder mengganti bohlam halogen milik vespa merk osram biar terang. Kalau punya saya sih pakai lampu utama LED biar aki awet dan lebih terang.
Beberapa part thunder 125 bisa di kanibal atau di subtitusi dengan motor lain, karena keterbatasan dan ketersediaan part yang original, hal itu karena banyak dealer suzuki yang tutup. Part tersebut antara lain sesuai pengalaman saya:
– kampas rem cakram bisa pakai bebek 100cc Honda, tinggal dibalik saja, tapi tidak awet cuma bertahan 2 bulan
– Aki kering atau basah bisa pakai Tiger, tapi agak maksa masukin nya karena dudukan aki beda. Saya pernah pakai aki kering tiger 1 tahun.
– kampas rem belakang pakai RGR, Thunder 250 sama saja PNP, katanya malah bisa pakai RX-King, tapi saya tidak pernah coba.
– Kampas kopling bisa pakai FU, RGR, GP100/125, TRS, TS125 tinggal PNP. Saya pernah pakai kampas GP100 kw murah cuma 40rb 5 biji
– busi bisa pakai bebek 125cc Honda, Satria FU dan Jupiter MX.
– spion bisa pakai semua motor honda tinggal PNP
– rantai kamrat/keteng bisa pakai GL-Pro Neotech atau Megapro 160cc, bukan new megapro 150cc loh ya
– spull bisa digulung ulang lebih murah
– lampu reflektor depan, bisa pakai semua motorsport batangan yang bulat, tapi harus sekalian bohlam nya dan fitting lampunya.
– kiprok bisa pakai vixion lama, tapi disarankan pakai punya thunder saja meskipun itu kiprok thunder kw.

Ya itu aja sih pengalaman saya bersama thunder 125 dari tahun 2005 hingga sekarang 2015, saya suka thunder selain desainnya klasik, materialnya kuat. Beda sama sport batangan buatan AHM yang tangki gampang bocor, pengalaman teman-teman punya GL, Megapro, Tiger belum ada 5 tahun udah bocor tangkinya, lah ini thunder udah sekian tahun tidak pernah bocor. Banyak orang bilang onderdil thunder itu mahal, ya memang mahal sih terutama yang plastik-plastik dan kelistrikan. Tapi untuk part mesin sih murah-murah karena sudah banyak yang lokal dan kw, kelistrikan macam kiprok juga banyak yang kw dan murah, tidak susah. Dan hal yang paling saya suka dari thunder 125 itu murah harganya, jadi karena saya tidak mampu beli vixion, tidak mampu beli tiger, tidak mampu beli Scorpio bahkan tidak mampu beli Ninja 250, saya putuskan untuk beli thunder 125
Karena saya tidak nyaman naik motor bebek/matik.
Maaf panjang” (edited by: ferboes, sharing aslinya ada disini)

Itulah cerita bro Rendra bersama Suzuki Thunder miliknya… semoga apa yang di share oleh bro rendra dapat berguna bagi anda sesama rider Suzuki Thunder 125.

image



Written by Ferboes

Contact me at:
Email: Ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR
Facebook: Ferboes Richardson
Instagram: Ferboes_Richardson

Iklan

Komentar»

1. peysblog - September 5, 2015
2. gc133hijrah - September 5, 2015

Busi satria fu ga enak bro…
Coba liat karakternya…
Ane ga tau namanya, tp ujungnya itu tempat percikan apinya mendem…..
Beda sama aslinya… Yg nonjol keluar…..

gc133hijrah - September 5, 2015

Ane punya shooter fi, yg katanya bisa pk busi thunder 125, ternyata masi ga enak juga.

Sekarang pk busi vario 125, nafasnya panjang….

Secara logika, jika shooter bisa pk busi thunder, n sekarang ane pk busi wtf, harusnya thunder bisa pk juga…

Oia busi vario 125, dipake juga d beat, scoopy, vario 110, n megapro injeksi.

Ngk cpr9ea9

firmansyah - Oktober 10, 2015

Kebetulan ane juga pake tuh busi nya om. Kalo di liat typical jenis businya itu busi dingin cucok buat karakter mesin thunder yanggampang panas. + mesin ane cekokin pake pelumas diesel shell rimula R4X makin makyus…

3. gc133hijrah - September 5, 2015

Ane punya shooter fi, yg katanya bisa pk busi thunder 125, ternyata masi ga enak juga.

Sekarang pk busi vario 125, nafasnya panjang….

Secara logika, jika shooter bisa pk busi thunder, n sekarang ane pk busi wtf, harusnya thunder bisa pk juga…

Oia busi vario 125, dipake juga d beat, scoopy, vario 110, n megapro injeksi.

Ngk cpr9ea9

4. bram_petir - September 6, 2015

si petir aka thunder masih sehat udah 4 tahun

Ferboes - September 6, 2015

Lanjutkan mas bram 😀

5. dave - September 7, 2015

wow,, panjang banget sharing nya,,

Ferboes - September 7, 2015

Iya, lengkap banget

6. sof - September 8, 2015

Leher knalpot Thunder bagus ngak hitam2

Ferboes - September 8, 2015

Oh ya? Chrome sih ya

7. rendra - September 10, 2015

Tambah lagi mas part thunder 125 yg bisa dikanibal dengan motor lain:
Gear belakang bisa pakai punya RX-King, RXZ, RZR, F1Z, tapi ada salah satu dudukan baut harus maksa karena gak cocok, tapi masih aman kok buat top speed. Kalo gak pede ya tinggal dikikir aja tuh gearnya biar bisa pleg masuk. Kalo gear belakang yg PNP ke dudukan baut ya cuma RGR aja. Sedangkan untuk gear depan gak ada motor yg cocok selain ori thunder.

Kalo pengen tau thunder saya silahkan liat Instagram saya ya @rendrapasha sekalian follow hehehe 😀

Rencana sih 3-4 tahun lagi mau ganti motor 150cc tapi beli bekas aja, entah itu beli CB150 bekas atau beli Vixion bekas, karena harga baru untuk motor 150cc itu mahal, saya gak mampu beli. Tapi nih thunder 125 saya gak bakal jual karena banyak kenangannya, mungkin rencananya untuk mesinnya akan saya oplos dengan mesin Tiger atau mesin FU biar lebih bertenaga 😀

Ferboes - September 10, 2015

Oke masbro… Saya intip thundernya di IG 😀

rendra - September 11, 2015

sekalian mas, itu fotonya ilustrasinya diganti diambil dari foto-foto thunder saya yg ada di akun IG saya juga gpp 😀

Ferboes - September 11, 2015

Siap masbro

rendra - September 11, 2015

itu foto motornya bram kayaknya 😀

Ferboes - September 11, 2015

Iya bener… Dulu pas kopdar 😀

8. dedy - Oktober 29, 2015

wah mantap ilmu & pngalaman ny
bsa br manfaat buat yg lain
sya jg pengguna thunder,,
tiap bln bulak balik jkrt cianjur
gx prnh ada masalah,,,

9. Puengcuex Pengendadikoyok Kembangteratai - Desember 5, 2015

pasang gas spontan di karbu vakum,klo dgnti krbu gl pa jg hrs dpsngi gas spontan gan,trs pilot jet n main jet pa jg hrs dgnti?
-pilot jet pakai shogun kebo ukuran 17,5
-main jet satria 2 tak ukuran 115
-knalpot tiger revo kw
Mksdy -papas head 0,5mm dan -porting in-ex tu apa gan?
-noken as racing hand made buatan jogja
-piston oversize 100
-pasang booster aki biar aki awet dan stabil
-ban depan 90/90-18, dan belakang 120/80-18
Mf gan bnyk tny msh pemula bru 5 th pkai thunder n skrg lg bnyk yg rwel mulai dr karbu sm pngapian y gan,mohon dijawab n saran y gan?

Ferboes - Desember 5, 2015

Maaf gan, saya juga tidak tahu. Artikel ini hasil sharing pembaca gan. Bukan motor saya sendiri 😦
Maaf ya masbro, gak bisa bantu

Rendra Pasha - Desember 18, 2015

biar saya jawab gan,
Alasan saya pakai gas spontan adalah karena biar lebih lincah buat macet-macetan, kalao mau pasang karbu GL-Pro ya monggo pakai gas spontan atau tidak itu terserah si pengguna, tpi saya lebih nyaman pakai gas spontan karena lebih lincah 😀

saya masih pakai karbu vakum bawaan thunder karena karbu itu bisa masuk rapat ke filter dan aman dari cipratan air hujan gan, karena dulu pernah pakai karbu selain thunder itu gak bisa rapat ke filter, jadi pernah mogok pas banjir. Berhubung mesin udah gak standart, jadi PJ dan MJ saya naikkan gan.

Kalo knalpot tiger revo kw, itu karena knalpot ori tiger revo mahal, jadinya beli yg kw 😀 lagian saya ganti knalpot karena knalpot ori desainnya cupu gan 😀 selain itu terlalu banyak sekatnya kalo knalpot ori.

Ya papas head dan porting inlet-outlet itu syarat wajib korek harian gan.
Noken as racing itu merk nokenasracing.com bisa cari di google ada nomer teleponnya kok.
Saya sekarang pakai piston os 100, karena udah mulai ngebul gan waktunya ganti piston sekalian aja yg gede dari mulai 0 ke os 100, rencana 2-3 tahun lagi saya mau pasang piston tiger malahan.
Kalau booster aki / dc booster itu bisa dicari di olx kok banyak yg jual, saya pasang itu karena biar kelistrikan stabil terutama lampu utama, karena di tempat saya lampu utama wajib nyala siang dan malam. Selain itu biar pengapian stabil gan.
Ban depan dan belakang saya gedein karena kalo masih pakai ban ori kelewat cungkring.

10. satria injeksi - Desember 13, 2015
11. Rendra Pasha - Desember 18, 2015

Kelebihan lain Thunder 125 yang saya suka adalah aman dari begal dan maling, karena gak ada begal atau maling yang mau nyolong thunder 125 gan meskipun kunci kontak kelupaan masih nempel di motor seharian tetap aja gak ada yg mau nyolong thunder hahaha
Beda kalo punya vixion atau motor batangan lain ya langsung amblas digondol maling deh…. 😀

Ferboes - Desember 18, 2015

Hahahahaa… Bisa aja bro. Minerv* juga dong yak 😁😁😁

12. Nurhadi - Desember 27, 2015

Permisi mas mau nanya kalo tunder2005 pengen modif tentang tranmisi di oplos pakek transmisi apa ea makasih

13. Hadiah Pembelian Yamaha Xabre 150 Keren Nih… | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

14. Yamaha Mio Z: Senjata Baru Yamaha Di Kelas Matic | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

15. Harga Shock USD Yamaha Xabre 15 Juta Cuma Hoax…!!! Harga Sebenarnya Adalah… | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

16. Hari Ini Testride Yamaha Xabre 150, Tapi…. | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

17. Harga Satria Injeksi Daerah Bogor… | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

18. 7 Blogger Anak Jalanan Versi On The Crotz…!!! | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

19. Ada Warna Baru Yamaha R25 Dan Yamaha R3 | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

20. Update Tentang Yamaha Mio Z | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

21. All New CBR150R Sebentar Lagi Jadi “Old CBR” | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

22. Yamaha M-Slaz Ditabrak Mobil Dari Belakang Tidak Apa-apa !!! | Ferboes.com - Februari 5, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

23. Konsep Yamaha R15 Facelift 2016 | Ferboes.com - Februari 6, 2016

[…] Sharing pengguna suzuki Thunder 125 tahun 2005-2006 […]

24. naga(DM - Februari 21, 2016

Pagi mas. Bro..ane mau nanya ni a e punya thunder 2007..kontaknya mati tapi accu masih bagus kabel kontak jg gk ada yg putus..nah kira2 penyakit nya di apa nya ya

Ferboes - Februari 21, 2016

Waduh… Maaf masbro, saya kurang tahu. Coba tanya ke bengkel terdekat masbro

25. hudatul umam - Februari 24, 2016

Motor gue juga thunder 2004 .semua suka duka aku lalui entah itu mogok macet sampai dorong pun aku alami karena tanpa kick stateer.lebih banyak dukanya.tapi hati sudah jatuh cinta pada thunder.masih bisa ngimbangi motor laki lain masih macem .sering di salip motor bebek ya ikhlas.tapi thunder aku suka tidak terlalu berat.gitu aja bro pengalaman saya …

26. Bram - Februari 26, 2016

Wah kok ceritanya lain ya. Thunder 2006 ane sampe sekarang belum pernah sekali pun mogok. Piston baret paling mesin agak kasar. Skep karbu baret, cuma ngeden sekali pas baru idup doang, terus lancar. Sepul mati satu-satu, akhirnya aki ga ngecas. Kiprok rusak, lampu depan putus terus. Tapi ga pernah sekali pun mogok. Ampe sekarang mau ane pensiunkan dan ane bakar setelah pernah jalan 200 km ga pake oli pun, nggak mogok tuh!

Ferboes - Februari 26, 2016

Ebusyet…. Mau di bakar? 😂😂😂

27. irwan - Februari 29, 2016

gan,,, saya mau minta pencerahan ,, thunder 125 ane nh punya masalah pada holder kanan,, apa ya sebab lampu depan dan belakang mati?,,, kadang 2 juga ga staterny ga mau,, makesh sebelumnya,,

28. Elkana Goro Leba (ELy) - Maret 25, 2016

Mas, itu body dan lampu belakang thunder bgus, lancip, uda kayak Tger. gmana cra bikinya mas?

Ferboes - Maret 25, 2016

Oh, foto yang terlampir itu thunder versi terakhir yang tutup tangkinya sudah rata. Hehehe

29. Elkana Goro Leba (ELy) - Maret 25, 2016

Body dan lampu belakangnya uda lancip. gmana cra buatnya mas?

30. Willys (@Willy_Hanzz) - Agustus 9, 2016

thunder 125 emg kalau stocknya emg lelet….org motor batangan pake mesin 125…jelas berat power to weightnya ga sesuai….beda ama thunder 250 ngacir trus pake itu enteng wkakawkawawk nanjak terjal pake gigi 2 di gas ga abis2 tenaganya :p

Ferboes - Agustus 9, 2016

Bro willy user thunder 250 ya? Yuk di share suka duka pakai thunder nya 😀

31. Farid - Agustus 13, 2016

Malam bang ane baru beli thunder 125 tahu. 2006 bang ane mau nanya nanya banyak nii bang tentang thunder, boleh minta Wa atau bb bang

Ferboes - Agustus 13, 2016

Halo masbro, yang punya thunder bukan saya. Tapi salah satu pembaca yang sharing tentang motor thundernya

Farid - Agustus 14, 2016

Oh hehehe maaf yaa bang

32. Ade - Desember 24, 2016

motor yang cocok dijadiin cafe racer http://www.mobimoto.net/

33. ERRYCK - Februari 26, 2017

MAS MAU TNY,THUNDER THN 2005 SY,SETIAP 5 HARI SEKALI AKI NGEDROP MOTOR JD MOGOK,DAN HRS DI CAS KLO MAU JALAN,PADAHAL KIPROK SM AKI MSH BARU 2 BLN,ITU KENAPA Y.TRIMS.

34. Hans694 - Maret 11, 2017

Thanks to sharingnya😉 buat nyantai aja, sayang motor di rumah banyak mau ambil tahun 2006 tadinya, banyak yg pakai murah dibuat supermoto & cb jejadian cakep, paling sering spul lemah bener banget klw balancer malah baru tahu😞


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: